Senin, 22 September 2014

Bupati Bener Meriah mendukung penuh, Cut rita kemala, Putri Kopi Indonesia 2014 Perwakilan Aceh

     "Kenapa harus minum kopi? Minum kopi itu sehat, asal tanpa gula. Pertama, menambah stamina. Kedua, memberikan efek positif dan ceria. Ketiga obat menurunkan DM. Keempat obat anti kanker. Kelima, kopi antioksidan, sehingga cocok untuk perokok." Begitulah yang dikatakan beliau, Ruslan Abdul Gani, selaku Bupati Bener Meriah. Beliau menyatakan langsung bahwa sangat mendukung kegiatan promosi kopi arabika gayo, yang beliau sayangkan masih sedikit peminumnya di Indonesia. Semoga, dengan adanya Cut Rita Kemala, di ajang Putri Kopi Indonesia 2014, mewakili provinsi Aceh, dapat meningkatkan minat masyarakat Aceh,  Indonesia dan  Internasional. Mirisnya, malah konsumtif kopi gayo sekarang lebih banyak di internasional ketimbang negeri sendiri. Inilah yang menjadi misi Cut Rita Kemala pula, mengemban tanggung jawab penting untuk mengoptimalkan persiapannya di kancah nasional itu yg akan berlangsung awal November ini.


Dukungan penuh bupati bener meriah,bapak Ruslan Abdul Gani dan Kepala Bappeda Bener Meriah, Bapak Khairun Aksa, SE, MM. Kepada Cut Rita Kemala, Putri Kopi Indonesia 2014 perwakilan Aceh.

Foto bersama Bupati Bener Meriah beserta ibu, dalam kunjungan ke pendopo bupati bener meriah. Disambut hangat dan baik dengan suguhan secangkir kopi hangat dan obrolan ceria.


     Pak Ruslan, yang juga alumni Teknik Sipil Unsyiah, memberikan apresiasinya kepada Cut Rita Kemala yang saat ini masih menyelesaikan studinya di Universitas Syiahkuala jurusan Teknik Sipil, yang juga terus aktif di beberapa organisasi dan ikut berperan aktif dalam kegiatan2 positif lainnya di luar kampus. Beliau ikut membimbing dan memberikan materi tentang kopi. Saat memberikan materi, beliau tampak ceria dan senang saat menjelaskannya. Beliau juga menjelaskan penelitian di luar negeri yang menyatakan bahwa kopi tidak identik dengan laki2 saja, melainkan perempuan sudah di haruskan meminum kopi max 5 gelas kopi arabika tanpa gula demi menghindari kanker, karena wanita rawan dalam penyakit itu.


Bapak Ruslan saat menjelaskan materi tentang kopi arabika gayo, juga ikut mengetahui adanya ajang Putri Kopi Indonesia 2014, bersama cut rita kemala.


     Beliau berharap, Cut Rita juga dapat membawakan budaya dan kopi arabika gayo di nasional nanti. Itulah yang menjadi salah satu misi Cut Rita Kemala. Lebih memperkenalkan kopi arabika gayo yang cita rasa nya sudah sangat diperhitungkan di dunia dan mempromosikan budaya gayo (Aceh Tengah,Bener Meriah, dan Gayo Lues) juga Aceh secara keseluruhan di ajang putri kopi indonesia 2014. Baik budayanya, kopi arabika dan robustanya, serta keunikan cara penyajian kopi dan karakter orang2 nya saat minum kopi. Saya datang juga sekaligus untuk menimba ilmu dan pengetahuan tentang kopi agar dapat berkompitisi secara maksimal di ajang nasional nanti.


Minggu, 21 September 2014

Negeri Kopi Arabika Gayo, Aceh Tengah dan Bener Meriah

    Pernahkah kalian terpikir untuk menjadi seseorang yang romantis? Apa yang akan anda lakukan atau anda beri kepada orang terkasih anda.. Coklat? Bunga? Nah ini ada yan berbeda dari budaya masyarakat gayo. Ada pendapat seorang petani kopi asal bener meriah, katanya "Setangkai bunga bukan lah tolak ukur keromantisan bagi kami. Bagi orang gayo, menyajikan kehangatan kopi terbaik secara gratis kepada tamunya adalah cara kami berbagi kasih sayang". Pendapat Pak Firdaus tadi membuat saya berpikir bahwa orang gayo memang tidak bisa dipisahkan dengan kopi. Meminum kopi di Aceh Tengan dan Bener Meriah telah mendarah daging dan menjadi kebiasaan sejak jaman Belanda yang masih memonopoli perkebunan kopi mereka.




PERBINCANGAN  DENGAN PETANI KOPI(PAK FIRDUS) & KEPALA BAPEDDA BENER MERIAH(PAK KHAIRUN AKSA,SE,MM)

     Pak firdaus telah memproses kopi arabika gayo selama 6 tahun. Beliau menjelaskan 4 proses kopi yang terkenal di dunia, yaitu:

1. Natural process, dimana gelondong atau cherry kopi merah yang sudah dipetik langsung si jemur tanpa melakukan proses pulper atau mengelupaskan daging buah. Sangat tidak di rekomendasikan untuk iklim Indonesia, karna persentasi kegagalan dan defact(cacat) sangat besar. Namun ada saja peminat dari kopi ini yang dapat mengeluarkan bau seperti nangka pada biji kopi arabikanya.

2. Pulp Natural / Honey Process, dimana gelondong kopi atau cherry kopi merah yg telah dipetik dilakukan proses pulper( pengelupasan daging buah) kemudian di jemur. Di anjurkan tidak tersentuh tangan. Karna bakteri pada tangan dapat menimbulkan jamur pada biji kopi. Kemudian di huller(pemisahan kulit tanduk dengan green bean). Dapat terjadi perubahan warna jika varietas dan ketinggian berbeda. Timbul rasa manis akibat karamelisasi dan harua terjamin higenis.

3. Dry Hulle / Proses Kering, dimana petik cherry kopi merah dan di fermentasikan dimasukan ke dalam karung, diendapkan atau didiamkan. Proses durasi bisa sampai 12-36 jam tergantung
kebutuhan. Kebersihan dan keamanan lebih terjamin .

4. Wet process / Basah, dimana pemetikan gelondong cherry merah di pulper( kuliti buahnya bisa
dengan mesin atau manual), difermentasikan dengn direndam dengan air(lebih bagus dengan air mengalir) durasi antara 12-36 jam sesuai kebutuhan. Dijemur di para2(dibawah jaring dengan matahari) durasi antara 1-15 gari tergantung penyinaran matahari. Masih pada kulit tanduk, yang akan membuat kadar air niji kopi menjadi 12-14% . Dan disortir bisa manual dengan tenaga wanita berpengalamany di gayo atau mesin. Namun lebih akurat dan higenis manual.




BIJI KOPI ARABIKA GAYO SIAP JUAL IMPORT &EXPORT

   

     Untuk melihat apakah itu tanaman kopi arabika atau robusta juga dapat dilihat pada bentuk daunnya. Daun kopi arabika lebih jatuh dan berukuran kecil. Sedangkan untuk kopi robusta daunnya lebih kaku dan lebar. Untuk pemetikan kopi diharuskan mengambil buah kopi cherry yang merah. Karena bila mengambil yang masih hijau atau kuning akan menyebabkan luka pada tempat pensuplai makanan pada tanaman tersebut dan akhirnya membuat proses pembuahan menjadi lebih lama akibat pemulihan luka tersebut.


                                                           KEBUN  KOPI ARABIKA


POHON KOPI ROBUSTA


   Dan untuk proses basah atau Wet proses telah menjadi hak paten orang Gayo yang telah diakui dunia. Hanya ada satu2 nya di Gayo karena faktor cuaca yang tak menentu panas dan hujan. Namun tetap dapat memberikan kualitas kopi terbaiknya. Untuk jenis biji yang akan di sortir oleh speciality ada long berry, pea berry, atau kuku kambing (defact atau cacat). Sedangkan Pak Firdaus di sini menjual kopi bubuk dan biji kopi ke jakarta dan export jepang dan Inggris. Ini dari usaha rumahan nya yang di jalani 6 tahun secara otodidak.


MINUM KOPI LUWAK GAYO


BERKUNJUNG
 KE PABRIK KOPI ORRO COFFE GAYO


     Lain halnya pada proses sortir di ORO COFFEE GAYO. Pada salah satu perusahaan kopi terbesar yang ada di gayo, yang sudah mengexport hampir ke seluruh penjuru dunia, seperti Amerika( New York, Seattle, Amerika latin), Eropa, swiss, Rusia ,  Swedia, Denmark, Asia( Korea Selatan, Jepang). Di sini proses sortir pertama dilakukan oleh mesin suton(milling)  yaitu mesin ayak yang membuang sampah atau treage dari green asalan  atau kulit tanduk. Kemudian melakukan proses sortir manual kembali oleh para pekerja wanita disana atau sebutan lainnya DP(double pick), pada saat ini biji kopi siap di jual dengan syarat sampah/treage max 8%, Defact(cacat) max 8%., kopi grade 1, kadar air max 14%. Dan ini yang akan di export dan di import oleh ORO COFFEE GAYO.


FOTO BERSAMA HJ.RASYID PEMILIK ORO COFFEE GAYO


  Sedangkan untuk specialty adalah orang tertentu yang bertugas untuk mensortir jenis kopi setelah DP(double pick) kini menjadi TP(triple pick). Disini tersortir beberapa jenis kopi seperti,(dari yang mahal ke yang paling murah berurutan):
A. Kopi luwak(luwak liar)
B. Kopi King Gayo (biji pilihan, rasa lebih strong)
C. Pea berry (biji kopi tunggal, rasa strong)
D. Vulkano (kebun kopi berada di daerah gunung berapi)
E. Natural ( rasa aroma lebih soft dan berbau nangka. Cocok untuk wanita)
F. Fanci (rasa aroma lebih soft, cocok untuk wanita,beda jenis)
G. Special (kopi ditanam di ketinggian cukup tinggi, 1600-1700 dpl,rasa dominan coklat)
H. Long berry (biji panjang, kopi tim tim)
I. Arabika blend (berbagai kopi gayo grade 1 dicpur jadi 1dengan di blend)
J. Arabus ( Arabika+Robusta)
K. Arabika
                  
MACAM BIJI KOPI TERBAIK KOPI GAYO


   
     Untuk membuka lapangan kerja dari penduduk sekitar jugalah, terutama wanita, alasan mengapa penyortir(DP) dari biji kopi atau masih dalam bentuk green asalan / green bean di pilih mana yang defact(cacat) dan mana yang masih ada treage(sampah). Para wanita atau ibu1ibu di sini pun cukup telaten dan teliti dalam memilih biji kopi tersebut. Yang nantinya akan siap di export & import. Pada musim panen para pekerja wanita tersebut bisa mencapai 125 org dan tiap orang nya dapat menyortir biji kopi sebanyak 100-200 kg(tergantung banyak biji kopi yang di sortir). Para ibu-ibu di sini ingin membantu suami yang rata2 pekerjaannya adalah tukang bangunan. Seperti pengakuan ibu anaa,seorang pekerja DP yang telah bekerja selama 10 tahun.

Para pekerja wanita, ibu2 yang bertugas menyortir biji kopi terbaik



   
     

Jumat, 19 September 2014

Persiapan Putri Kopi Indonesia 2014 Prov.Aceh

     Alhamdulillah, saya Cut Rita Kemala kembali dipercayakan untuk mewakili Aceh di Ajang Putri Kopi Indonesia 2014. Ini merupakan langkah baik bagi saya untuk terus berkarya dan berprestasi. Menjadi kebanggan tersendiri bagi saya menjadi bagian dari Putri Kopi Indonesia 2014, yang kemungkinan acara akan berlangsung pada november awal ini (1-9 November 2014). 



     Dengan status yang sekarang tidak membuat rita berpuas diri. Rita terus belajar untuk menjadi pencinta kopi. Apalagi dengan keunggulan Aceh di bidang kopi. Bahkan dunia pun mengakui cita rasa yang dimiliki oleh kopi gayo aceh. Jika prancis punya anggur terbaiknya, Indonesai punya kopi terbaiknya yaitu di Aceh, kopi gayo.



     Kita sebagai anak muda, bangsa penerus yang ingin terus memajukan daerahnya juga Indonesia, harus terus ikut berkontribusi untuk mempromosikan dan mengembangkan potensi-potensi terbaik dari Indonesia, khususnya bagi saya untuk Aceh. Dengan kopi sebagai komoditas ke-2 terbesar setelah minyak. Saya rasa kopi akan sangat dapat perpengaruh penting untuk kesejahteraan masyarakat indonesia.

     Ayo, untuk semua rakan!! Kita ikut andil dalam kesuksesan bangsa Indonesia.

     Saya ingin Aceh dapat melangkahi dunia dengan kualitas kopi terbaiknya, Kopi gayo Aceh, serta keunikan dari penyajian yang terkenal dengan saring kopi. Apalagi misi saya juga terus mempromosikan kopi guna meningkatkan kesejahteraan para petani kopi, temtumya harus melibatkan dan bekerjasama dengan banyak pihak seperti Masyarkat, Pemerintah dan Stakeholder.




     Mohon dukungan untuk seluruh rakyat Aceh dan seluruh Masyarakat Indonesia dalam ajang Putri Kopi Indonesia 2014. Semoga saya dapat mengharumkan nama Aceh dan kopi gayo, kopi aceh di kancah nasional dan internasional.



Kamis, 23 Januari 2014

Pengalaman di PUTRI PARIWISATA INDONESIA 2012

Terpilihnya Cut Rita Kemala menjadi Putri Pariwisata Aceh 2012
           Pengalaman yang tak terlupakan dan tak disangka. Pada saat dibukanya pendaftaran tersebut, sebenarnya yang menyodorkan untuk mengikuti pageant ini adalah keluarga dan sahabat. Pada saat itu rasa kekhawatiran muncul dan merasa masih kurang cukup mampu dalam berkompetisi. Namun keluarga dan sahabat menguatkan serta mendukung sepenuhnya, itulah yang membuat saya memutuskan mengikuti pemilihan Putri Pariwisata Indonesia perwakilan Prov.Aceh. dan ini merupakan ajang kecantikan/pageant pertama bagi saya.
 Aksi sosial di Pantai lampuuk Aceh bersama berbagai komunitas di Lampuuk

          Setelah itu, barulah dikerahkan beberapa kegiatan contohnya promosi untuk meminta dukungan masyarakat Aceh wawancara di TV, Radio dan Majalah Koran. Juga adapula kegiatan aksi sosial, bersih2 tempat wisata yaitu pantai lampuuk oleh Putri Pariwisata Aceh dan berbagai komunitas yang ada di Aceh. Cukup menyenangkan, karena kami bertemu dengan penduduk setempat dan anak2 yang ada di sana yang ikut serta dalam aksi ini. Dan hasilnya cukup memuaskan, kebersamaan, kekompakan, dan berharap sadar wisata dan sadar akan kebersihan ini dapat di gaungkan oleh kita semua nantinya.


 Terbang menuju Jakarta untuk mengikuti Putri Pariwisata Indonesia 2012
 
          Dengan berbagai proses yang harus dilalui, mulai dari interview, unjuk bakat, fashion show, seleksi berkas dan test kesehatan, serta ujian lisan dan tulisan, Alhamdulillah Cut Rita Kemala, saya berhasil menjadi Putri Pariwisata Aceh 2012 dan akan mengikuti Putri Pariwisata Indonesia 2012 perwakilan Prov.Aceh. Suatu kebanggaan dan peluang yang besar bagi saya, dan dukungan dari keluarga sera sahabat yang terus mengalir yang membuat saya dapat lebih fokus dan maksimal dalam ajang ini. Dan akhirnya, saya pun berangkat ke Jakarta....
         

Sesi pemotretan close up di Putri Pariwisata Indonesia 2012

Sesi Pemotretan pakaian adat di Putri Pariwisata Indonesia 2012

Sesi pemotretan Gaun malam di Putri Pariwisata Indonesia 2012

          Karantina dan malam puncak acara di selenggarakan di Hotel Merlyn Park di Jakarta. Sesampainya di sana berbagai kegiatan pun dimulai, mulai dari sesi pemotretan, mengunjungi kementrian pusat, yaitu kantor dinas kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif, mengunjungi kantor dari WRP,Nutrisari, hillo dll, unjuk bakat di ekowisata ancol, berbagai materi di berikan oleh berbagai pemateri handal, seperti lula kamal dll, juga ada latihan koreografi untuk malam puncak Putri Pariwisata Indonesia 2012. Dan tak terasa 2 minggu pun berlalu. Malam puncak yang di tunggu-tunggu pun datang. Seluruh kerabat,saudara, orang tua, sahabat hadir di sana untuk mendukung perwakilannya masing2.


Aksi lingkungan para putri di ekowisata Ancol sebelum menunjukan bakatnya


 Di jeda latihan koreografi untuk malam puncak Putri Parwisata Indonesia 2012



Saat mengunjungi kantor WRP

          Alhamdulillah Cut Rita Kemala, saya bisa meraih TOP 10 PUTRI PARIWISATA INDONESIA 2012 dan juara 3 putri berbakat untuk tarian inong aceh saya ( kolaborassi tarian berdiri dan duduk, yaitu tarian saman dan rencong). Terimakasih untuk dukungan keluarga, sahabat, dan para pendukung sponsor yang telah membantu rita sepenuhnya. Pengalaman ini tak akan cut rita lupa selamanya, ditambah lagi pengalan dengan menambah banyak teman, putri2 cantik dari seluruh Indonesia, dari sabang sampai merauke. Indahnya berbagi dan  kebersamaan yang kami miliki...

Selasa, 03 September 2013

Ulang Tahun ke 21, 3 September 1992



          Kalau ada Ridho Roma dan Roma Irama hari ini, lengkap sudah hari ini. Hari ini tgl 3 September 2013, di ulang tahun yang ke 21 ( gak nyangka uda umur segini), adalah hari teraneh. Seharian diisi dengan kegiatan menunggu.... Sekian lama aku menunggu, untuk kedatangan muuu..
Eits, dan emang bener, hari-hari diisi dengan menunggu Walikota, Bupati, atau yang mewakili dari setiap daerah di Indonesia. Mereka tiba di Bandara Sulthan Iskandarmuda dengan waktu dan penerbangan yang berbeda-beda. Ada yang pukul 13.55 WIB, 15.55 WIB, 16.55 WIB bahkan yang jam 18.00 WIB dan  malam juga ada. akhirnya seharian menjadi kegiatan menunggu di bandara. Mungkin harusnya dari rumah uda siap bawa kasur buat nginep disana. hhe

          Tapi hal itu menjadi tidak serumit dan semembosankan yang terlihat kog (menyenangkan diri sendiri). Tugas ini di emban bersama agam Fahmi. Sehingga kami sepasang, agam Fahmi dan inong Cut Rita yang menyambut tamu-tamu ini. Kedatangan Walikota dan Bupati ini menjadi pengaruh baik untuk pariwisata di Indonesia pada umumnya dan Aceh serta Banda Aceh pada khususnya. Mengingat Kota Banda Aceh yang memenangkan Adipura berturut-turut, menjadi dampak baik untuk sharing seputar TPA(Tempat Pembuangan Akhir) yang lebih  baik. Dan ini juga merupakan ajang kunjungan wisata yang baik untuk kedepannya. Di sinilah tugas Duta Wisata , yaitu menyambut ramah tamu sesuai dengan slogan "Peumulia Jame Adat Geutanyo" ( Memuliakan Tamu Adalah Adat Kami) serta juga menjadi Icon sekaligus pengarah dan petunjuk dari tempat-tempat wisata yang akan di kunjungi.
          Selama kegiatan menunggu, diisi dengan mengobrol, tukar pikiran, makan, minum, bercanda dll.gak nyangka juga lho, beberapa dari bapak yang bekerja di dinas bagian umum, mengucapkan selamat ulang tahun untuk Rita. Tau dari mana yah kira-kira bapak-bapak ini, apa Rita sudah terlalu populer dan siap jadi artis kayaknya (ngarep..). Tugas pun berakhir jam 6 sore. Dengan cuaca mendung kami pulang diiringi sedikit letih (banyak sebenernya)..
          Tapi semua itu harus di syukuri dan dinikmati. Rita benar-benar mengucap syukur terhadap Allah SWT yang masih memberikan karunianya terhadap Rita. Terimakasih juga terhadap keluarga( papa, mama, Ine, Adam), serta sahabat dan teman yang telah ikut andil dalam menyambut suka cita di hari ulang tahun Rita yang ke 21. Terimakasih kawan-kawan ucapannya.




          Diberi kejutan oleh Mama, Papa, Ine dan Adam, saat baru pulang dari Bandara Internasional Sulthan Iskandarmuda Aceh.

Rabu, 31 Juli 2013

Perjalanan KKN di Gampoeng Mata ie, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar

         
          Assalamualaikum wr wb.. Kali ini Rita akan bercerita mengenai pengalaman Rita selama KKN(Kuliah Kerja Nyata) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Unsyiah dari berbagai bidang studi. KKN sendiri merupakan salah satu kewajiban untuk mahasiswa Unsyiah dari segala bidang studinya baik itu Fakultas Teknik, Ekonomi, Kelautan , Hukum, Politik, Keguruan dll, untuk mengimplimentasikan dan merealisasikan pendidikannya guna pembangunan desa. KKN juga merupakan kurikuler wajib dan pencerminan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hal inipun tak luput dari saya, yang juga salah satu mahasiswa Teknik Sipil Unsyiah. 


             Sebelum melaksanankan KKN di desa, kami diwajibkan membuat program sesuai bidang studi kami masing-masing dan beberapa program penunjang lainnya. Para Mahasiswa di bagi ke berbagai kelompok dan kali ini Rita masuk pada kelompok 49 dengan anggota Bayu(Teknik Arsitektur), Nursiah(Kelautan), Eva(Sendratasik), Ikhlas(Sospol), dan Mahdi(Sospol). Kami ber-enam berusaha memberikan yang terbaik selama di desa. Sebelum membuat program, kami mensurvei dulu lokasi perihal kendala-kendala yang ada di desa, sehingga bisa kami sesuaikan dengan program yang kami buat.
               Di hari pertama KKN, di Gampoeng(desa sebutan orang Aceh) Mata Ie, sempat was-was dan khawatir, mengenai ketidakcocokan dengan keluarga tempat tinggal KKN dll, tetapi ternyata tidak demikian. Kami semua diterima dengan sangat baik di sini. Kami tinggal di rumah kakek Thantawi sebagai kepala lorong, situasi di rumah sangat ramai. Rumah terdiri dari 2 rumah dalam 1 tanah kepemilikan. Ada yang terbuat dari beton dan sebagiannya terbuat dari kayu berbentuk rumah panggung khas Aceh. Situasi  rumah pun sangat ramai, terdiri dari 3 kepala keluarga beserta dengan anak dan cucunya. Kesan pertama sungguh ramai dan menyenangkan.
              





           Di hari-hari selanjutnya, kegiatan diisi dengan segala program yang telah kami rencanakan. Mulai dari membuat papan nama lorong, membuat tempat sampah, gotong royong & memperindah meunasah(mushola), membuat TPA atau mengajarkan les pada anak-anak(bahasa inggris dan komputer), membuat peta desa, sosialisasi narkoba & penyuluhan gempa, membuat nugget, membuat batik celup dan yang terakhir adalah membuat perlombaan untuk anak-anak gampoeng. Tiap acara kami jalankan dengan suka cita dan khidmat.
          



          Selain program-program yang kami jalani, banyak juga kegiatan kekeluargaan yang kami lakukan selama mengisi kegiatan di sana. Salah satunya kunjungan wisata ke Taman Rusa Aceh Besar yang merupakan salah satu andalan kepariwisataan di Aceh Besar. Di sana terdapat kebun binatang, kolam berenang, tempat pemancingan, outbound, dan permainan bebek-bebekan air. Cukup nyaman dan memiliki banyak fasilitas pendukung di sana, mulai dari kafetaria dan pondok-pondok yang di sewakan gratis bagi pengunjungnya. Walaupun secara garis besar masih butuh pembangunan berkelanjutan agar menjadi tempat wisata yang menjadi lebih baik kedepannya.
       


          Waaah, sempat juga Rita menyanyi di acara Rafli yang bertajukan tema "Mempererat Tali Silatuhrahmi dan Mewujudkan Masyrakat Madani Menuju Ramadhan yang Suci" yang di buat oleh mahasiswa KKN di desa sebelah. Dipersilahkannnya Rita bernyanyi sebagai perwakilan Duta Wisata Aceh 2013. menggembirakan sekaligus gugup, namun akhirnya bisa Rita lakukan dengan baik. Bapak camat pun menyambut dengan gembira. Seperti biasa lagu andalan yang selaluuuu Rita nyanyikan, Sempurna-Andra&thebackbone. Selain lirik dan lagunya bagus, juga lagu itu yang paling Rita hafal jikalau disuruh menyanyi secara mendadak.. hmmmmm... Rafli seorang penyanyi Aceh yang lirik serta lagunya juga telah dikagumi di beberapa negara di luar  Indonesia, Raflipun sempat mananyakan arti lagu yang Rita nyanyikan. Rita jelaskan bahwa kesempurnaan yang dimaksud adalah Allah SWT, dan semoga dengan lagu ini, kita terus dapat mengingat kepada Allah.          
         Kesan dan pesan yang Rita dapat selama KKN di Gampoeng Mata Ie adalah kekeluargaan di sini sangatlah kental, dapat dilihat dari kebersamaan selama masak di bulan Ramadhan, segala kegiatan beribadah, gotong royong, dan kebersamaan dalam berbuka puasa. Pak Gheucik(Yusri Syah) di Gampoeng Mata Ie sangatlah baik dan menerima kami para mahasiswa KKN. Dipenghujung berakhirnya KKN tanpa terasa air mata jatuh di pipi. Kenangan indah selama KKN tak terbendung dan jatuh dengan air mata. Seluruh keluarga tempat tinggal KKN pun ikut menangis. Mulai dari nenek, kakek, kak evi, kak fitri, kak rita dan seluruh anggota KKN dalam haru akan berpisah. Namun kami berjanji akan sering datang kembali dan mengujungi nenek dan kakek di sini. Rasanya seperti nenek dan kakek sendiri.
            Pengalaman yang tak terlupakan... :))))